pokermuka     CONTACT
JACKPOT

mukapokerMukapoker.org .net dan .com Merupakan Agen Poker Online Indonesia Terpercaya Jackpot Besar Dan Terjamin, Proses Deposit Dan Withdraw Cepat Situs Poker Online Judi Poker sejatinya adalah poker online terbesar dan terbaik di Indonesia.

Bergabunglah bersama kami system poker tanpa bot dengan jackpot besar pelayanan cepat 24jam/hari kepuasan anda merupakan kebahagiaan kami, ayo tunggu apalagi boss gabunglah menjadi member pokermuka untuk mendapatkan kemenangan poker dengan uang nyata!  ya betul uang nyata  berbentuk chips seperti di Situs Poker Online 

Poker Online Indonesia – Sepakbola dan Senandung Natal di Tengah ‘No Man’s Land’

Update Terakhir: Desember 25, 2014

Poker Online Indonesia – Sepakbola dan Senandung Natal di Tengah ‘No Man’s Land’

thumbnail
Tak ada yang berani menginjakkan kaki di area kosong yang diapit dua parit yang terbentang dari Ypres, Belgia, hingga La Bassee Canal, Prancis. Area tersebut dinamai “No Man’s Land” saking mengerikannya area tersebut.

“No Man’s Land” sebenarnya tak pernah benar-benar sepi. Banyak mayat serdadu yang tewas dan tergeletak begitu saja. Kesan angker semakin menegaskan area tersebut dengan terpasangnya kawat penghalang dan kayu-kayu usang yang tertancap di tanah.

Sore itu, 24 Desember tepat 100 tahun silam, hujan membuat parit di kedua sisi basah dan digenangi lumpur.Di musim dingin, jaket tebal yang dikenakan serdadu Inggris dan Jerman tak mampu menahan dinginnya Desember yang mulai bersalju itu.Saat matahari tenggelam, keheningan hampir mencapai puncaknya.

Pagi sebelumnya, paket berupa kado natal dan surat dari rumah baru saja tiba.Paket tersebut merupakan hal yang melegakan dan memberi ketenangan bagipara serdadu.Adrenalin mereka mulai mengendur seiring dengan banyaknya surat yang berdatangan, terutama dari keluarga. Selain itu, ada pula salinan surat dari King George V yang isinya kira-kira begini, “Semoga Tuhan menjaga Anda dan membawa Anda selamat pulang ke rumah.”

Meskipun dalam kondisi tenang, serdadu Inggris tak pernah sedikitpun melepaskan perhatiannya, termasuk saat serdadu Jerman melakukan pergerakan. Dari kejauhan terlihat serdadu Jerman mendirikan sesuatu yang seperti… Pohon Natal!

Senyuman yang Terkembang dari Balik Parit

Entah mimpi buruk apa yang menggentayangi setiap malam di Eropa. Musim panas bertambah panas dengan meletusnya Perang Dunia Pertama (PD I) pada 28 Juli 1914. Dalam perang, tidak akan ada yang pernah tahu kapan ia akan berakhir. Mungkin esok, minggu depan, tahun depan, atau malah tak pernah berhenti.

Sulit membayangkan bagaimana perasaan tentara yang diutus demi tugas bela negara. Mereka lebih mirip kurir yang mengantar nyawa sendiri ke garis depan medan pertempuran. Karena perang, mereka hidup dalam bayang-bayang kenangan yang menyedihkan.