pokermuka     CONTACT
JACKPOT

mukapokerMukapoker.org .net dan .com Merupakan Agen Poker Online Indonesia Terpercaya Jackpot Besar Dan Terjamin, Proses Deposit Dan Withdraw Cepat Situs Poker Online Judi Poker sejatinya adalah poker online terbesar dan terbaik di Indonesia.

Bergabunglah bersama kami system poker tanpa bot dengan jackpot besar pelayanan cepat 24jam/hari kepuasan anda merupakan kebahagiaan kami, ayo tunggu apalagi boss gabunglah menjadi member pokermuka untuk mendapatkan kemenangan poker dengan uang nyata!  ya betul uang nyata  berbentuk chips seperti di Situs Poker Online 

Poker Online Indonesia – Soal Suporter, La Liga Ketinggalan Jauh dari Premier League

Update Terakhir: Desember 2, 2014

Poker Online Indonesia –  Soal Suporter, La Liga Ketinggalan Jauh dari Premier League

Agen Poker Online  –  Liga Spanyol tengah menjadi sorotan akibat kerusuhan suporter. Soal pendukung yang hadir ke stadion, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menilai bahwa La Liga tertinggal dari Premier League.

Kerusuhan suporter terjadi sebelum laga Atletico Madrid melawan Deportivo La Coruna di Vencente Calderon, Minggu (30/11/2014). Bentrokan antara suporter kedua tim pecah di taman parkir umum Madrid Rio, yang berada di dekat Calderon.

Ada laporan bahwa sejumlah kelompok hooligan Atletico dan Deportivo berkumpul di kawasan itu saat bentrokan terjadi. Sebanyak 20 orang sudah ditahan, dan total 100 orang perusuh sudah diketahui identitasnya.

Akibat kerusuhan itu, ada satu pendukung Deportivo yang tewas. Pihak yang berwenang lalu berencana melarang suporter ultras untuk hadir ke stadion.

Soal bentrokan suporter di Madrid ini, Ancelotti lalu membandingkannya dengan situasi di Liga Inggris. Dia pernah menangani Chelsea pada tahun 2009-2011.

“Tidak ada kekerasan di dalam stadion di Inggris. Tak ada polisi di sekitar lapangan sebelum pertandingan, Anda tidak mendapatkan ejekan, para suporter tak berkelahi, ada anak-anak di dalam pertandingan… Saya tak pernah sekalipun mendapatkan ejekan di Inggris, sementara dua pekan lalu para pendukung menghabiskan waktu untuk melemparkan ejekan pada saya,” ucap Ancelotti.

“Ini juga merupakan sisi budaya –kami orang Latin. Masih dan saat ini saya berbicara sebagai seorang Italia, bukan orang Spanyol. Saya percaya kami masih bisa banyak meningkatkan banyak hal dalam hal budaya ini,”